Rizky Ramadhan, Bayi Mungil yang Memberikan Banyak Pelajaran Dan Hikmah Kehidupan Akhirnya Berpulang
![]() |
| Sebelum wafat, Rizky sempat diliput sebuah televisi swasta / Novaly Rushan |
Lahir dalam kepedihan. Ditinggalkan sendirian dalam dingin di pinggir jalan. Kehadirannya tak diinginkan sang ibu yang melahirkan. Entah karena alasan apa ? Entah karena perbuatan apa ? Bayi mungil yang masih merah itu dibuang , disingkirkan dan mungkin diharapkan kematiannya oleh sang Ibu. Kemana sang ayah ? juga tak jelas.
Bayi mungil yang masih merah itu berjenis kelamin laki laki . Lahir dengan cacat bawaan , sebelah matanya tak berfungsi. Bayi mungil ini di ditemukan orang dalam keadaan hidup lalu di bawa ke seorang bidan dan dilaporkan di pihak berwajib, di laporkan ke dinas sosial.
Atas rasa kemanusian, seorang ustadz yang juga hidup sederhana mengambilnya sebagai anak asuh. Bayi mungil yang masih merah itu diberi nama Muhammad Rizky Ramadhan. Sebuah nama yang Indah bukan ?
Rizky biasa ia dipanggil. Di gendong dan disayang di rumah barunya. Didalam sebuah pondok pesantren yang juga menampung anak anak dhuafa, anak anak terlantar, anak anak dari golongan ekonomi minus . Rizky menemukan kasih sayang berlimpah dari banyak orang.
Namun nasib berkata lain. Rizky mengalami sakit bawaan. Tubuhnya yang mungil harus di rawat di rumah sakit. Penyakit yang bersarang ditubuhnya bukan penyakit biasa. Bagi bayi yang baru berumur dalam hitungan hari. Rizky harus berjuang melawan nasibnya. Mulai dari dokter umum, dokter spesialis anak, dokter spesialis penyakit dalam , dokter ahli syaraf dan berbagai dokter dari berbagai keahlian.
Rizky dirawat dari rumah sakit kabupaten hingga dirujuk ke rumah sakit nasional di Ibukota. Peralatan kedokteran yang canggih, ilmu dan pengalaman dokter yang mumpuni terus berpacu dengan waktu. Penyakit yang diderita Rizky memang luar biasa, tapi semangatnya untuk hidup juga luar biasa.
Rizky memang sakit. Tubuh ringkihnya terus di masuki cairan obat. Selang infus melingkar di tubuhnya yang mungil. Berbagai prediksi dokter mengemuka. Secara teori, dokter memberikan vonis daya tahan hidup Rizky hanya empat bulan. Bayi malang yang tak diinginkan itu divonis empat bulan.
Setelah 6 Bulan Bertahan
Muhammad Rizky Ramadhan memang bayi mungil yang terus berjuang hidup. Dirawat lebih dari satu bulan di RSCM. Lalu diperbolehkan pulang dengan perawatan jalan. Bolak balik dari Tangerang ke Jakarta.
Upaya dan ihktiar sudah dijalankan. Namun takdir Allah yang menentukan. Tepat pada hari pertama di tahun 2017 , pada pukul 10:15 , Rizky akhirnya berpulang dengan damai. Wajah polosnya seperti tertidur pulas.
Malaikat Izroil telah diutus Allah untuk membawa ruhnya yang suci untuk dimandikan di kolam surga yang segar. Di beri wewangian yang harum, dipakaikan pakaian terindah. Allah, Sang Pemilik telah menjemputnya dengan kendaraan tercepat dan ternyaman.
Kini, tak adalagi keperihan dan kesakitan itu. Muhammad Rizky Ramadhan, bayi mungil yang tak diharapkan kedua orangtuanya itu telah berpulang. Tubuhnya telah menyatu dengan tanah. Pusaranya telah tertanam namun semua kenangan dirinya tak akan pernah terlupa.
Belajar dari Rizky
Rizky memang telah tiada. Senyumnya lucu, wajahnya yang polos, kulitnya yang halus dan gerakannya yang menggemaskan tak lagi bisa disaksikan. Ia telah wafat meninggalkan semua kenangan terindah.
Rizky telah memberikan arti pengorbanan dan ketulusan. Kasih seorang manusia yang tulus, mampu membuat kehidupan jadi indah. Rizky memang bayi mungil tapi dari dirinya banyak ladang amal terbuka lebar. Banyak perhatian yang akhirnya membuahkan pelajaran berharga, bagaimana pentingnya sebuah kehidupan. Bagaimana perhatian yang sesungguhnya harus diberikan kepada orang yang ditelantarkan dan orang yang disingkirkan.
Dan bagi orangtua angkat yang telah merawatnya, Rizky akan menjadi tabungan amal yang hanya Allah saja yang akan mampu membalasnya. Dan bagi sang ibu yang telah melahirkan semoga mendapat hidayah dan ampunan Allah SWT.
Semoga tak ada lagi orang yang tega berbuat keji meninggalkan buah hatinya. Menelantarkan bahkan membunuh bayinya sendiri. Cukup sudah. Berpikirlah , Allah Maha Tahu dan Maha Cepat adzabnya...Bertobatlah sebelum nyawa dicabut dari tubuh.
Rizky Ramadhan, Bayi Mungil yang Memberikan Banyak Pelajaran Dan Hikmah Kehidupan Akhirnya Berpulang
Reviewed by Unknown
on
17.00
Rating:
Reviewed by Unknown
on
17.00
Rating:

sangat menyentuh
BalasHapusmasya allah...
BalasHapus